RSS

zat perasa dalam makanan

Zat perasa pada makanan

 

Zat-zat makanan yang diperlukan tubuh adalah

-karbohidrat
-lemak
-protein
-vitamin
-mineral
- air

Tetapi, selain zat-zat makanan tersebut di atas, di dalam makanan kita masih terdapat zat-zat lain yang pada umumnya tidak mempunyai nilai gizi.

Zat-zat ini disebut zat tambahan (additives) pada makanan, yaitu :

  1. Zat tambahan untuk membuat makanan menjadi lebih menarik kelihatannya, lebih sedap bau dan rasanya dan lebih awet bila disimpan.
  2. Zat tambahan yang bercampur dengan makanan pada waktu dalam proses penyediaan/pembuatan bahan makanan.

URAIAN BEBERAPA ZAT TAMBAHAN

  1. Zat warna: tujuan penambahan ialah membuat makanan lebih menarik.
    Ada 2 macam zat warna:

    1. a.      Zat Warna Nabati, yaitu yang berasal dari alam/tumbuh-tumbuhan. seperti warna hijau dari daun suji (daun pandan) dan warna kuning atau jingga dari kunir (kurkuma).
    2. b.      Zat warna sintetik, yang umumnya dibuat dari batubara. Zat warna ini tidak boleh digunakan untuk makanan, karena beracun. Penelitian menunjukkan bahwa beberapa zat warna itu dapat menimbulkan penyakit kanker.

2. Zat Penyedap (penguat rasa) : Tujuan penambahan ialah agar makanan lebih sedap rasa dan baunya

3. Zat Pengawet :Penggunaan gula dan garam sebagai pengawet sudah diketahui orang banyak.
Untuk makanan dalam kaleng umumnya digunakan zat pengawet lain, misalnya natrium benzoat. nipagin, sendawa dan asam sitrat. Ada kalanya digunakan juga antibiotik.
Minyak dan lemak jika tidak disimpan baik, lama kelamaan menjadi tengik. Peristiwa ini terjadi karena asam lemak yang tidak jenuh dalam bahan ini teroksidasi.

Udara, cahaya dan kerja bakteri adalah penyebabnya. Untuk mencegah proses ini pada minyak atau lemak ditambahkan zat pengawet yang tergolong “antioksidan”.

Contohnya:

  • Butil hidroksi anisol (BHA)
  • butil hidroksi toluena (BHT)

Biasanya antioksidan digunakan bersama dengan asam sitrat atau asam askorbat (vitamin C) yang fungsinya untuk memperkuat kerja antioksidan itu.
Zat tambahan golongan lainnya yang secara tidak sengaja bercampur dengan makanan ialah bahan-bahan kimia yang digunakan dalam bidang pertanian dan peternakan, misalnya senyawa organoklor.
Karena itu kita harus mencuci bersih lebih dahulu sayuran dan buah-buahan yang akan kita makanuntukmencegahkeracunan oleh bahan kimia itu. Hormon-hormon yang sekarang sering diberikan kepada hewan potong untuk mempercepat pertumbuhannya dapat juga merupakan zat pada makanan yang tidak kita hendaki.

4. Zat Pemanis

Gula Pasir dan gula jawa adalah pemanis alami yang sering dipakai sehari-hari. Pemanis sintetis sering digunakan dalam industri minuman seperti limun, sirup dan lain-lain. Penggunaan pemanis sintetis ini harus dibatasi karena kelebihan pemanis sintetis dalam minuman atau makanan akan menyebabkan penyakit.

Pemanis sintetis yang aman penggunaannya adalah gula stevita yaitu gula yang berasal dari daun Stevita rebaudina.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Mei 10, 2011 in Uncategorized

 

project work

PENDAHULUAN

  1. A.    Latar Belakang

Indonesia merupakan Negara agraris yang kaya akan hasil pertanian. Salah satunya adalah ubi jalar. Pemanfaatannya pun sangat beraneka ragam mulai dari keripik ubi, tepung ubi, tape ubi, jenang ubi, dodol ubi, gethuk ubi, dll. Pemanfaatan bahan hasil pertanian berupa ubi jalar ini tentunya untuk meningkatkan variasi makanan dan nilai ekonomis dari bahan. Dalam hal ini akan dibahas lebih lanjut tentang gethuk ubi jalar yang diselimuti coklat.selain menambah variasi getchock ini juga menambah daya tarik dan nilai ekonomis.

Gethuk ubi jalar merupakan salah satu makanan/produk yang berasal dari ubi jalar dan merupakan produk basah dengan kadar air antara 50% sampai 80%. Proses pembuatan gethuk ubi jalar ini cukup mudah tetapi hanya memiliki daya simpan kurang lebih 3 hari jika tidak menggunakan pengawet dan tahan 1 minggu jika menggunakan pengawet Natrium Benzoat. Produk ini dapat dinikmati oleh berbagai kalangan baik anak-anak, dewasa maupun orang tua dan tentunya dengan harga yang terjangkau. Bahan bakunya pun mudah diperoleh dan menghasilkan keuntungan yang cukup besar. Oleh karena itu, gethuk ubi jalar ini cocok diproduksi oleh industry kecil/rumah tangga maupun industry besar.

  1. B.     Tujuan
  2. Dapat melakukan Rencana Pengelolaan Makanan.
  3. Dapat menjalankan proses produksi dan pemasaran produk.
  4. Dapat menjalankan produksi skala kecil.
  5. Dapat melakukan analisa usaha.

TINJAUAN PUSTAKA

 

  1. A.    Ubi Jalar

Ubi jalar atau ketela rambat (Ipomoea Batatas L) adalah sejenis tanaman budidaya yang dimanfaatkan dari akarnya yang membentuk umbi dengan kadar gizi terutama karbohidrat tinggi. Ubi jalar juga merupakan makanan pokok didaerah tertentu.

Dibawah ini kandungan ubi jalar / 100 gr-nya

Protein                                  1,8  g

Lemak                                   0,7  g

Kabohidrat                          27,9  g

Mineral                                  1,1  g

Kalsium                               49     mg

Vitamin A (retinol)          2310     mcg

Vitamin C (askorbat)           20     mg

  1. B.     Gula dan coklat

Gula yang digunakan dalam pembuatan gethuk adalah gula pasir. Fungsi penambahan gula ini adalah sebagai pemanis.selain itu juga ditambahkan coklat sebagai penambah variasi dan pemberi kenampakan yang lebih keras.

  1. C.    Garam

Dalam pembuatan gethuk ini, fungsi garam adalah sebagai pemantap rasa atau penyeimbang rasa yang dapat mempertegas rasa manis gula.

  1. D.    Vanili

Fungsi vanili yaitu sebagai pemberi Aroma, sehingga memberikan aroma khas pada produk gethuk ubi ini.

  1. E.     Mentega

Fungsi mentega yaitu sebagai pemberi tekstur sehingga tekstur lembut dan halus.

ANALISA PROSES PRODUKSI

 

Gethuk ubi jalar merupakan salah satu makanan / produk yang berasal dari ubi jalar. Gethuk ubi jalar ini merupakan salah satu produk basah dengan kadar air 50% – 80%. Dengan kadar air ini menjadikan daya tahan produk sangat singkat yaitu kurang lebih 3 hari jika tanpa pengawet dan 1 minggu jika ditambah pengawet Natrium Benzoat. Dalam pembuatanya selain ubi jalar, bahan pendukung lain adalah Gula, Margarin, Garam, Vanili dan juga coklat sebagai penambah variasi dan nilai ekonomis.

 

Proses Produksi

  1. A.    Bahan
  2. Ubi jalar       10 kg
  3. Gula pasir     1 kg
  4. Vanilli           20 bungkus
  5. Garam          secukupnya
  6. Mentega       0,5 kg
  1. Alat                         unit
  2. Chopper machine      1
  3. Timbangan                 1
  4. Panci stainless          10
  5. Pisau                          3
  6. Landasan                   3
  7. Soblok                       2
  8. Kompor gas               1
  9. Sealer                         2
  10. Ember                        5
  1. C.    Diagram Alir Proses Pengolahan

 

Sampai matang

+gula,mentega,garam,vanili

  1. D.    Mekanisme Pengolahan
  2. Timbang semua formula yang dibutuhkan dalam pembuatan gethuk ubi jalar.
  3. Lakukan pencucian terhadap ubi jalar sampai benar-benar bersih.
  4. .Potong ubi jalar secara seragam agar produk matang merata saat proses pengukusan.
  5. Kukus ubi sampai matang (30-40 menit)
  6. Angkat dan diamkan sampai hangat dan kupas kulit sampai bersih kemudian campur dengan formula lain secara merata.
  7. Campur produk dengan chopper machine agar produk benar-benar tercampur dan halus.
  8. Lakukan pencetakan sesuai ukuran yang diinginkan.
  9. Celupkan dalam coklat yang telah dicairkan dan tunggu sampai coklat mengeras
  10. kemas dengan plastik segi empat dan dengan tas kardus / mika sebagai kemasan sekunder.
  11. Produk getuk in chocholate siap dipasarkan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan dodol

  1. Pastikan memilih ubi yang bagus jangan sampai ada yang tidak sesuai kriteria karena akan menimbulkan penyimpangan pada produk.
  2. Pengukusan harus terawasi agar produk tidak terlalu lembek.
  3. Pencampuran harus benar-benar merata.

ANALISA USAHA

 

  1. Biaya Tetap (Biaya Tetap untuk 1x Produksi)
No Alat Jumlah Umur Pakai Harga Sewa Alat
1 Chopper machine 1 2 thn Rp 3.000.000 Rp 4.166,67
2 Timbangan 1 6 bln Rp 500.000 Rp 2.777,78
3 Pisau 3 6 bln Rp 30.000 Rp 166,67
4 Landasan 3 6 bln Rp 30.000 Rp 166,67
5 Panic stanless 10 1 thn Rp 250.000 Rp 649,44
6 Soblok 2 1 thn Rp 200.000 Rp 555,56
7 Kompor gas 1 1 thn Rp 300.000 Rp 833,33
8 sealer 2 1 thn Rp 1.000.000 Rp 2.777,78
9 Ember 5 6 bln Rp 100.000 Rp 555,56

BBM                                                                                                  Rp          30.000

TENAGA KERJA 3ORANG@Rp.20000                                      Rp          60.000

Total Biaya Tetap               Rp.102.694,46

  1. B.     Biaya Variable
  2. Ubi jalar          10 kg               @Rp. 2.000       =   Rp.     20.000
  3. Gula pasir       1 kg                @Rp. 11.000     =   Rp.     11.000
  4. Garam             Secukupnya                              =   Rp.          500
  5. Vanilli             20 bks             @Rp. 100          =   Rp.       2.000
  6. Mentega          0,5 kg              @Rp.5.000        =   Rp        2.500
    1. Plastik                                                              =   Rp.     20.000
    2. coklat              5kg                  @Rp.30000       =  Rp.    150000

Total Biaya Variabel   Rp. 206.000,-

  1. C.    Modal

= Biaya tetap + Biaya Variable

= Rp 102.694,46 + Rp. 206.000

= Rp. 308.694,46

  1. D.    Harga Jual

Jumlah Produk        = 1800 biji

Harga Jual               = Rp 200/biji

Total Penjualan       = Rp.200 x 1800

= Rp. 360.000

  1. E.     Keuntungan

= Harga Jual – Modal

= Rp. 360.000 – Rp. 308.694,46

= Rp.51.305,54

% Keuntungan = 51.305,54/308.694,46x 100%=16.62%

  1. F.     R/C

= Harga Jual/Biaya= 360.000/308.694,46=1,16

  1. G.    BEP unit

= BiayaTetap / (Hargasatuan – ratarata biayavariabel)

= 102694,46 / (200-114,44)

= 102694,46 / 85,56 = 1200,2625 unit

  1. H.    BEP rupiah

= Biayatetap/1-(Biayavariabel/HargaJual)

= 102694,46/1- (206000/360000)

= 102694,46/1- 0,57

= 102694,46/0,43

= 238.824,33

GAMBARAN USAHA

 

  1. A.    Produk

Gethuk dengan bahan baku ubi jalar lebih mudah dalam proses pembuatanya. Bahan bakunya mudah didapatkan dengan harga yang murah pula karena bahan baku cukup banyak. Bahan lainya adalah sebagai bahan pembantu juga mudah didapat seperti gula, margarine, garam, vanilli dan coklat. Produk ini bisa memberi keuntungan yang cukup besar dan tentunya harganya sangat terjangkau. Produk ubi ini memiliki variasi seperti warna ungu (bahan ubi ungu) atau juga bisa diberi coklat sebagai variasi baru yang tentunya meningkatkan nilai jual.

  1. B.     Pengemasan

Produk Gethuk ubi jalar ini dikemas dengan plastik segi empat yang dipita degan bentuk bola coklat sehingga bisa langsung sekali makan. Selain itu juga bisa dikemas dengan meggunakan mika plastik/tas kardus sebagai kemasan sekunder. Untuk gethuk ubi jalar yang dikemas dengan mika plastik akan diberi label yang berisi nama produk, komposisi, dan alamat produsen serta tanggal kadaluarsa sehingga konsumen bisa tahu informasi tentang Gethuk ubi jalar ini (getchok).

  1. C.    Pemasaran

Pemasaran dilakukan melalui penjualan dalam skala kecil terlebih dahulu (masa percobaan), setelah dilakukan masa percobaan, pemasaran dilakukan dengan menitipkan produk diwarung, toko, atau kantin sekolah disekitar tempat produksi. Setelah produk mulai berjalan maka pemasaran dilakukan secara lebih luas tidak hanya dilingkungan tempat produksi.

  1. D.    Tenaga Kerja

Tenaga kerja dalam pembuatan produk ini untuk skala 50-100 kg bisa menggunakan tenaga kerja ± 5 orang dengan upah / hari ± Rp 20.000. tenaga yang dibutuhkan yaitu 1 orang Trimming sampai pencucian, 2 orang pengukusan dan pencampuran, serta 2 orang pengemasan.

  1. E.     Penanganan Limbah

Limbah untuk gethuk ubi ini berupa kulit ubi yang bisa dimanfaatkan sebagai pakan sapi atai dibuat pupuk kandang, selain itu juga berupa plastik sisa pengemasan yang bisa langsung dibakar atau dikumpulkan agar diambil petugas kebersihan.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 15, 2011 in Uncategorized

 

tugas kkpi 1 new

1. Komoditas Perusahaan di tempat PI : Teri, cumi, makaroni, minuman serbuk.

2.Penanganan Quality Control : Penanganan QC di perusahaan ini sangat diperhatikan, terutama dalam penanganan bahan baku yang biasanya diterima dari suplier. Tidak hanya bahan baku namun pengujian-pengujian yang yang dilakukan seperti, pengujian kadar gula, kadar garam, kadar protein dilakukan secara baik guna untuk memperoleh hasil olahan pangan yang bermutu. Pengujian semacam ini dilakukan di dalam laboratorium pengujian makanan ringan.Di sisi lain QC juga menangani proses produksi atau lebih dikenal dengan nama ‘QC Field’ yaitu menangani proses produksi yang langsung terjun ke lapangan. Qulity Control di tempat ini memang sudah sesuai dengan SNI,terlihat dari cara pengujian dan pengawasan yang sangat benar-benar di perhatikan. Hal semacam ini dilakukan untuk mencegah maupun mengurangi kontaminasi awal yang akan terjadi bila penanganan QC tidak diperhatikan dan tidak dijalankan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

3.Penanganan Limbah Perusahaan : Penanganan limbah perusahaan ini belum ada pengolahan khusus. Misal untuk limbah yang berupa cair, penanganannya hanya di buang melalui saluran air yang terdapat di perusahaan ini. Saluran air disini mengalir terus menerus ke sungai.Aliran air ini lancar karena tak sedikitpun sampah yang ikut mengalir,jadi memang untuk limbah cai ini benar-benar terpisah dari limbah apapun. Sedangkan penanganan untuk limbah padat,hanya dibuang atau dijual ke agen yang menerima barang-barang bekas seperti, kardus, karton,plastik dll. jadi secara umum perusahaan ini belum mempunyai lahan untuk penanganan limbah secara khusus.

4. HRD dan standard pegawai perusahaan : Para calon pegawai yang melamar kerja harus menemui staf HRD untuk melakukan wawancara dan menyerahkan berkas-berkas yang akan digunakan untuk bekerja. Standar pegawai di tempat ini biasanya sebelum resmi bekerja dilakukan training terlebih dahulu kira-kira 2-3 bulan, hal ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kemampun para calon pekerja dalam mengatasi pekerjaannya. Setelah dilakukan training tersebut pegawai baru mengetahui apakah pelamar tersebut diterima atau tidak.   Untuk pendidikan para pegawai, misal untuk manager pendidikan terakhir minimal adalah S1,untuk karyawan lain kebanyakan masih bersekolah di berbagai universitas,ada juga karyawan yang berpendidikan D3, maupun lulusan SMA dan SMK

5. Produk hasil olah dan sasaran pemakai lokal/export/import : produk hasil olah disini yaitu Teri Crunch, yang biasanya sasarannya untuk kalangan semua umur, dari anak-anak sampai dewasa. Untuk produk makaroni sasarannya kebanyakan adalah anak kecil, karena produk ini merupakan makanan ringan yang biasanya digemari oleh anak-anak. Pemakai produk-produk ini hanya lokal saja, karena skala produksi yang belum memungkinkan untuk di export ke luar negeri. Namun walaupun hanya daerah lokal tetapi jumlah permintaan dari konsumen cukup banyak. Selain itu produk ini juga digemari oleh masyarakat luas.

6. System pemasaran produk/jasa : Pemasaran produk-produk ini dipasarkan ke luar kota maupun dalam kota, dengan sistem transportasi milik sendiri, jadi pemasaran ini tidak menyewa jasa agen lain,sehingga pemasarannya tepat pada sasaran yang dituju. Jasa yang dipakai hanya menggunakan beberapa orang karyawan yang sudah ditugaskan untuk mengantar produk yang akan dipasarkan. Pemasaran tidak dilakukan setiap hari karena perusahaan ini tidak setiap hari melakukan proses produksi.

7. Pola kerjasama, anak binaan perusahaan : Pola kerjasama di tempat ini hanya bekerja sama dengan supplier, dan PT.Nutrifood, sejauh ini belum ada kerja sama antara perusahaan dengan pasar swalayan besar. Kerja sama dengan supplier sangat erat hubungannya, karena hampir setiap minggu supplier datang memasok bahan mentah untuk diolah. Supplier ini sangat banyak, dari dalam kota maupun luar kota. Untuk anak  binaan, perusahaan ini juga membina, misal untuk membina anak magang, jadi mungkin anak yang telah dibina dengan baik bisa direkrut untuk langsung bisa bekerja di perusahaan ini. Hasil anak binaan inilah yang nantinya akan menjadi pekerja yang  handal.

8. Kepedulian dengan lingkungan sekitar;Beasiswa, rekruit tenaga kerja,dana sosial : Perusahaan ini juga mengadakan perekrutan tenaga kerja bagi calon karyawan maupun anak magang, namun sebelum itu harus ditraining terlebih dahulu, perekrutan biasanya dilakukan jika aspek-aspek tenaga kerja telah dipenuhi. Untuk program beasiswa di perusahaan ini belum diadakan, karena sejauh ini perusahaan belum mampu untuk menghasilkan anak didik yang berkompeten. Sedangkan untuk dana sosial sejauh ini perusahaan kadang menggunakan dana kas untuk disumbangkan ke tempat-tempat sosial, untuk membantu meringankan beban orang lain. Dana sosial biasanya berasal dari uang kas yang telah dikumpulkan jauh-jauh hari.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 20, 2010 in Uncategorized

 

tugas kkpi 1

1. Komoditas perusahaan : cumi-cumi, teri, makaroni

2.Penanganan QC : Kualitas bahan material sangat diperhatikan, setiap bahan yang diterima dari suplier harus diteliti dahulu, apakah bahan tersebut halal atau tidak. Harus dikontrol juga bahwa bahan yang masuk harus disertai dengan COA (certificat of analysis)yaitu kandungan-kandungan apa saja yang terdapat dalam bahan.

Secara umum bahan yang akan diolah harus diuji terlebih dahulu, baik secara fisik maupun kimiawi, hal ini dilakukan untuk mmenghindari terjadinya kontaminasi awal, sehingga memang harus benar-benar diperhatikan.

3. Penanganan limbah : Secara umum penangan limbah di tempat ini tidak ada penanganan secara khusus, misal untuk limbah cair penanganannya hanya dialirkan ke saluran air saja, saluran ini tidak pernah terhambat oleh sampah atau kotoran lain, jadi memang saluran ini dikhususkan untuk limbah cair saja. Sedangkan untuk limbah padat penanganannya hanya dijual ke agen yang menerima barang-barang bekas seperti karton,kardus,plastik dan sebagainya, karena di perusahaan ini belum ada tempat yang dikhususkan untuk membuang hasil limbah padat. Dilihat secara keseluruhan penanganan limbah disini belum ada penanganan khusus.

4. Produk hasil olah : teri crunch, makaroni.

5. Sasaran : Sasaran pemasaran produk ini untuk semua kalangan umur, dari anaak-anak hingga dewasa, karena produk hasil olah tidak mempunyai efek samping kecuali untuk penderita alergi. Juga produk ini tidak membahayakan konsumen. Produk ini dipasarkan mulai dari dalam kota sampai ke luar kota.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 11, 2010 in Uncategorized

 

Bahan Tambahan Makanan

Belakangan ini banyak muncul berita-berita tentang bahan pengawet makanan, seperti halnya didapat dalam minuman susu sebagaimana yang dilansir melalui pemberitaan di berbagai mass media. Sebut saja susu impor dari negeri China.

Lalu apa yang disebut bahan pengawet makanan itu?

Bahan pengawet makanan adalah bahan yang ditambahkan pada makanan untuk mencegah atau menghambat menjadi rusak atau busuknya makanan.Maksud dan tujuan dari pada penggunaan bahan pengawet makanan adalah untuk memelihara kesegaran dan mencegah kerusakan makanan atau bahan makanan. Beberapa pengawet yang termasuk antioksidan berfungsi mencegah makanan menjadi tengik yang disebabkan oleh perubahan kimiawi dalam makanan tersebut.

Bagaimana memilih pengawet buatan yang diizinkan?

Pengawet yang diizinkan (Permenkes No.722/1988) adalah : Asam Benzoat, Asam Propionat. Asam Sorbat, Belerang Dioksida, Etil p-Hidroksi Benzoat, Kalium Benzoat, Kalium Bisulfit, Kalium Meta Bisulfit, Kalkum Nitrat, Kalium Nitril, Kalium Propionat, Kalium Sorbat, Kalium Sulfit, Kalsium Benzoit, Kalsium Propionat, Kalsium Sorbat, Natrium Benzoat, Metil-p-hidroksi Benzoit, Natrium Bisulfit, Natrium Metabisulfit, Natrium Nitrat, Natrium Nitrit, Natrium PPropionat, Natrium Sulfit, Nisin dan Propil-p-hidroksi-benzoit.Bahaya penggunaan zat pengawet yang tidak diizinkan, sebagai contoh penggunaan formalin yang sering digunakan untuk mengawetkan tahu dan mie basah dapat menyebabkan : kanker paru-paru, gangguan pada jantung, gangguan pada alat pencernaan, gangguan pada ginjal dll.Penggunaan boraks atau pijer atau kie dapat menyebabkan : gangguan pada kulit, gangguan pada otak, gangguan pada hati dll.

Formalin (Formaldehyde solution), adalah suatu larutan yang tidak berwarna, berbau tajam yang mengandung lebih kurang 37 % formaldehit dalam air, biasanya ditambahkan mineral 10-15 % sebagai pengawet.

Nama lain formalin : Formal, Morbicid, Methanol, Formic aldehyde, Methyl oxide, Oxymethylene, Methyl aldehyde, Oxomethane, Formalin, Oxomethane, Karsan, Methylene glycol, Paraforin, Polyoxymethylene glycols, Superlysoform, Tetraoxymethylene dan Trioxane.

Penggunaan formalin : Pembunuh kuman, sehingga dimanfaatkan untuk pembersih lantai, kapal, gudang dan pakaian; Pembasmi lalat dan berbagai serangga lain; Bahan pada pembuatan sutra buatan, zat pewarna, cermin kaca dan bahan peledak; Dalam dunia fotografi biasanya digunakan untuk pengeras lapisan gelatin dan kertas; Bahan untuk pembuatan produk parfum; Bahan pengawet produk kosmetika dan pengeras kuku; Bahan untuk insulasi busa; Pencegah korosi untuk sumur minyak dan Bahan perekat untuk produk kayu lapis (plywood).

Bahaya formalin pada kesehatan : Dalam jangka pendek (akut), bila tertelan formalin maka mulut, tenggorokan dan perut terasa terbakar, sakit menekan, mual, muntah dan diare, dapat terjadi pendarahan, sakit perut hebat, sakit kepala, hipotensi, (tekanan darah rendah), kejang, tidak sadar hingga koma. Disamping itu formalin juga menyebabkan kerusakan jantung, hati, otak, limpa, pankreas, sistem saraf pusat dan ginjal. Jangka panjang (kronik), mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung formalin, efek sampingnya tampak setelah jangka panjang, karena terjadi akumulasi formalin dalam tubuh. Timbul iritasi pada saluran pernafasan, muntah, sakit kepala, rasa terbakar pada tenggorokan, dan rasa gatal di dada. Pada hewan percobaan dapat menyebabkan kanker sedangkan pada manusia diduga bersifat karsinogen (menyebabkan kanker).

Tanda dan gejala keracunan formalin : Menyebabkan rasa terbakar pada mulut, saluran pernafasan dn perut, sulit menelan, diare, sakit perut, hipertensi, kejang dan koma. Kerusakan hati, jantung, otak, limpa, pankreas, sistem susunan saraf pusat dan gangguan ginjal. Berdasarkan temuan patologis, formaldehid merusak jaringan dan menyusutkan selaput lendir, juga merusak hati, ginjal, jantung dan otak.

Pertolongan pertama pada keracunan formalin

Bila tertelan, berikan arang aktif (norit) bila tersedia. Jangan lakukan rangsangan muntah pada korban karena akan menimbulkan risiko trauma korosif pada saluran cerna atas. Bila gejala masih berlanjut bawa penderita ke Puskesmas/Rumah Sakit terdekat.

Ciri-ciri produk pangan yang mengandung formalin.

Ciri-ciri ikan asin yang mengandung formalin : 1) Tidak rusak sampai lebih dari sebulan pada suhu kamar (25 derajad celcius), 2) Warna bersih dan cerah, 3) Tidak berbau khas ikan asin dan tidak mudah hancur, 4) Tidak dihinggapi oleh lalat bila ditaruh ditempat terbuka.

Ciri-ciri tahu yang mengandung formalin : 1) Tekstur lebih kenyal, 2) Tidak mudah hancur, 3) Lebih awet dan tidak mudah busuk, 4) Beraroma menyengat karena ada formalin.

Ciri-ciri mie basah yang mengandung formalin : 1) Tampak sangat berminyak, 2) Lebih awet dan tidak mudah basi, 3) Beraroma menyengat karena ada formalin.

Ciri-ciri ikan basah yang mengandung formalin : 1) Warna putih bersih dan tekstur kenyal, 2) Insang berwarna merah tua bukan merah segar, 3) Lebih awet dan tidak mudah busuk.

Ciri-ciri ayam yang mengandung formalin : 1) Warna putih bersih, 2) Lebih awet dan tidak mudah busuk.

Sumber :http// berbagai media dan brosur Badan POM RI

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Mei 20, 2010 in Uncategorized

 

Selai nanas

Tanaman nanas ( Ananas comasus L. merr ) berasal dari benua Amerika, kemudian tanaman tersebut menyebar keseluruh dunia yang beriklim tropis. Pengolahan tanaman nanas memberikan banyak keuntungan. Diantaranya adalah menyelamatkan kelebihan produksi pada saat terjadi panen raya didaerah sentra produksi nanas, meningkatkan nilai ekonomi, menciptakan peluang kerja, dan mendukung program penganekaragaman pangan.

Bahan :
1. 2 buah nanas matang ukuran besar.
2. 200 gr gula pasir
3. 2 batang kayu manis
4. 4 bh cengkeh utuh
5. 1 sdm margarin/butter
6. 1/4 sdt garam

Cara membuat :
1. Kupas lalu parut atau blender nanas. Kalau diblender jangan terlalu lama, nanti terlalu berair. Kira2 10 detik cukup, untuk satu kali memblender.
2. Masukkan dalam panci bersama kayu manis,cengkeh, dan garam. Rebus sampai air habis sambil sekali-sekali diaduk2.
3. Masukkan gula, rebus lagi dengan api kecil sambil diaduk2, sampai tidak berair.
4. Masukkan margarin/butter dan matikan api.

Buah ini banyak mengandung vitamin A dan C sebagai antioksidan. Juga mengandung kalsium, fosfor, magnesium, besi, natrium, kalium, dekstrosa, sukrosa, dan enzim bromelain.
Bromelain berkhasiat sebagai antiradang, membantu melunakkan makanan di lambung, serta menghambat pertumbuhan sel kanker. Kandungan seratnya dapat mempermudah buang air besar pada penderita sembelit.

Beberapa khasiat buah nanas yang telah masak:

  • bersifat dingin,
  • dapat mengurangi keluarnya asam lambung yang berlebihan,
  • membantu pencernaan makanan di lambung,
  • antiradang,
  • peluruh kencing (diuretik),
  • membersihkan jaringan kulit yang mati,
  • mengganggu pertumbuhan sel kanker,
  • menghambat penggumpalan trombosit.

Beberapa penyakit yang dapat disembuhkan dengan buah nanas:

  1. Air perasan (Jus) Nanas: Cacingan, radang tenggorokan, Beri-beri, menurunkan berat badan, masalah pencernaan
  2. Daun Nanas (cuci bersih, ditumbuk halus, balurkan pada yang sakit): Untuk luka bakar, gatal dan bisul
  3. Ketombe: Sediakan 1/4 buah nanas masak. Kupas kulitnya, lalu parut, peras, dan saring. Tambahkan air perasan 1 buah jeruk nipis dan aduk sampai rata. Gunakan ramuan ini untuk menggosok kulit kepala yang berketombe. Lakukan malam sebelum tidur. Keesokan paginya rambut dikeramas. Lakukan 2-3 kali dalam seminggu.
  4. Peradangan kulit: sediakan 1/2 buah nanas yang telah masak. Kupas kulitnya, lalu parut. Hasil parutannya dipakai untuk menggosok kulit yang bersisik dan mengelupas. Lakukan sekali sehari, malam sebelum tidur. Keesokan paginya baru dicuci bersih. Lakukan setiap hari.
  5. Sembelit: minum air perasan dari 3 buah nanas, namun pilihlah buah yang belum matang benar dan agak sedikit asam.

http://one.indoskripsi.com/node/425

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 14, 2010 in Uncategorized

 

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Februari 1, 2010 in Uncategorized

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.